Pandangan saya terhadap sistem dan cara mengajar yang di terapkan oleh dosen Teori Organisasi Umum 1# ini yakni Bpk Mario adalah simple dan cukup baik. Dari segi pemberian nilai pun beliau tidak mempersulit mahasiswanya, dan juga tidak asal memberi nilai A hanya dengan sekedar mengerjakan tugas tetapi beliau memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk berusaha agar mendapat nilai A.
Bpk Mario juga sering memberi arahan yang baik kepada mahasiswanya di setiap pertemuan di kelas seperti cara presentasi dan tips untuk menghadapi skripsi dan sidang kelak. Tidak seperti dosen Softskill lain yang hanya sekedar hadir di kelas dan kemudian mengakhiri pertemuan setelah memberi tugas, Bpk Mario selalu mengarahkan mahasiswanya agar mendapat Softskill terbaik agar mahasiswanya siap bersaing di masa depan kelak.
Senin, 19 Januari 2015
Tulisan Teori Organisasi Umum 1# (Softskill)
Diposting oleh Unknown di 10.13 0 komentar
Tugas Teori Organisasi Umum 1# (Softskill)
Sudah satu setengah tahun saya menjadi mahasiswa Universitas Gunadarma. Ada beberapa hal yang harus ditambahkan, dirubah, ataupun
dihilangkan dari Universitas Gunadarma. Berikut 20 hal yang harus ditambahkan,
dirubah, ataupun dihilangkan menurut saya :
1. Papan tulis kapur lebih baik di hilangkan karena jarang dipakai
2. Internet Lounge (Ilong) harap di buka
3. Fasilitas AC masih ada yang tidak berfungsi di beberapa ruangan
4. Lahan parkir agar di tambah atau di perbesar
5. Jaringan Internet di kampus mohon di percepat
6. OHP di setiap kelas ganti menjadi Infokus
7. Jika tidak di setiap kelas di sediakan infokus, setidaknya sediakan Infokus di sekdos untuk bisa di pinjam oleh mahasiswa untuk presentasi
8. Ubah waktu jadwal akademik agar sama dengan kampus lain waktu liburnya.
9. Tambah acara yang bermanfaat untuk mahasiswa
10. Sesuaikan mata kuliah sesuai dengan jurusan agar tidak terlalu membebani mahasiswa
11. Ubah jangka waktu pembayaran kuliah
12. Efisienkan waktu perkuliahan menjadi lebih efisien
13. Jaringan wifi di perbanyak di kampus
14. Pasang kamera cctv di parkiran agar tidak terjadi lagi kehilangan helm
15. Bandwith setiap web official kampus di ubah seperti web untuk melihat IPK
16. Lebih di perhatikan setiap WC kebersihannya
17. Hapus Ujian Utama
18. Tambah penguat sinyal di gedung kampus karena sulit mendapat sinyal ketika berada di dalam gedung.
19. Permurah biaya ujian mandiri
20. Tambah tempat untuk ujian mandiri agar tidak lama mengantri
Diposting oleh Unknown di 10.09 0 komentar
Selasa, 25 November 2014
Mempengaruhi Orang Lain Membuat Keputusan yang Menurut saya Terbaik (Softskill)
Pengaruh merupakan sebuah tindakan atau kegiatan secara langsung maupun tidak langsung yang mengakibatkan terjadi perubahan perilaki dan sikap seseorang maupun kelompok. Sebenarnya, trik mempengaruhi orang lain sudah banyak diformulasikan oleh banyak pakar dan peneliti, tetapi tentu bukan dibuat untuk mempengaruhi dalam perilaku yang negatif.
Menurut saya sebenarnya cara untuk mempengaruhi orang lain itu tergantung dari diri kita masing2 bagaimana enaknya kita membuat orang lain agar membuat keputusan yang menurut kita itu adalah keputusan yang terbaik, dan juga sebetulnya tidak terlalu sulit. Cukup menggunakan pendekatan yang baik dan juga menjelaskan secara rinci keputusan yang akan di buat, dan tentu cara kita mempengaruhi juga jangan menggunakan paksaan, karena jika berbeda pendapat dan cara kita mempengaruhinya juga dengan menggunakan paksaan, baik dalam bentuk ancaman ataupun hal lain karena dengan menggunakan cara semacam ini tentu akan membuat konflik antara kita dengan orang tersebut.
Kita bisa ambil contoh dari manajemen organisasi, dimana seorang manajer dituntut untuk mengajak seluruh elemen organisasi
bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan organisasi, menuju tujuan
organisasi yang ingin dicapai.
Mungkin hanya segitu menurut saya cara untuk mempengaruhi orang lain agar membuat keputusan yang menurut saya terbaik, selebihnya tergantung dari diri masing - masing bagaimana cara enaknya untuk mempengaruhi orang lain agar membuat keputusan sesuai dengan yang anda inginkan tanpa mengundang konflik.
Diposting oleh Unknown di 10.42 0 komentar
Hal yang Dapat Menyebabkan Konflik Organisasi
Sumber konflik organisasi
Faktor-faktor yang dapat menimbulkan adanya konflik dalam suatu organisasi antara lain adalah :
1. Berbagai sumber daya yang langka
Karena sumber daya yang dimiliki organisasi terbatas / langka maka perlu
dialokasikan. Dalam alokasi sumber daya tersebut suatu kelompok mungkin
menerima kurang dari kelompok yang lain. Hal ini dapat menjadi sumber
konflik.
2. Perbedaan dalam tujuan.
Dalam suatu organisasi biasanya terdiri dari atas berbagai macam bagian
yang bisa mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Perbedaan tujuan dari
berbagai bagian ini kalau kurang adanya koordinasi dapat menimbulkan
adanya konflik. Sebagai contoh : bagian penjualan mungkin ingin
meningkatkan valume penjualan dengan memberikan persyaratan-persyaratan
pembelian yang lunak, seperti kredit dengan bunga rendah, jangka waktu
yang lebih lama, seleksi calon pembeli yang tidak terlalu ketat dan
sebagainya. Upaya yang dilakukan oleh bagian penjualan semacam ini
mungkin akan mengakibatkan peningkatan jumlah piutang dalam tingkat yang
cukup tinggi. Apabila hal ini dipandang dari sudut keuangan, mungkin
tidak dikehendaki karena akan memerlukan tambahan dana yang cukup besar.
3. Saling ketergantungan dalam menjalankan pekerjaan.
Organisasi merupakan gabungan dari berbagai bagian yang saling
berinteraksi. Akibatnya kegiatan satu pihak mungkin dapat merugikan
pihak lain. Dan ini merupakan sumber konflik pula. Sebagai contoh :
bagian akademik telah membuat jadwal ujian beserta pengawanya, setapi
bagian tata usaha terlambat menyampaikan surat pemberitahuan kepada para
pengawas dan penguji sehingga mengakibatkan terganggunya pelaksanaan
ujian.
4. Perbedaan dalam nilai atau persepsi
Perbedaan dalam tujuan biasanya dibarengi dengan perbedaan dalam sikap,
nilai dan persepsi yang bisa mengarah ke timbulnya konflik. Sebagai
contoh : seorang pimpinan muda mungkin merasa tidak senang sewaktu
diberi tugas-tugas rutin karena dianggap kurang menantang kreativitasnya
untuk berkembang, sementara pimpinan yang lebih senior merasa bahwa
tugas-tugas rutin tersebut merupakan bagian dari pelatihan.
5. Sebab-sebab lain.
Selain sebab-sebab di atas, sebab-sebab lain yang mungkin dapat
menimbulkan konflik dalam organisasi misalnya gaya seseorang dalam
bekerja, ketidak jelasan organisasi dan masalah-masalah komunikasi.
Strategi penyelesaian konflik
Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua
dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan
menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan
penyelesaian konflik ialah :
1. Menghindar
Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu
konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak
seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan
strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk
menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat
menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu
untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”
2. Mengakomodasi
Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan
masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini
memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka
untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat
mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di
tempat yang pertama.
3. Kompetisi
Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak
informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika
anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin
bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk
alasan-alasan keamanan.
4. Kompromi atau Negosiasi
Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang
bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan
semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.
5. Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.
Sumber : http://zaenuri04.wordpress.com/2013/01/06/konflik-dalam-organisasi/
Diposting oleh Unknown di 10.26 0 komentar
Konflik Organisasional dan Jenisnya
Konflik organisasi
Dinamika Organisasi
Sumber : http://abdilahkhusu25.blogspot.com/2013/01/konflik-organisasi.html
Diposting oleh Unknown di 10.20 0 komentar
Jumat, 21 November 2014
CV (Curiculum Vitae)
Diposting oleh Unknown di 10.23 0 komentar